"Bestnya, kalau mama jadi cikgu macam dulu...."keluhan jujur yang terbit dari bibir anakku yang berusia tujuh tahun itu begitu menyentap hati dan sanubariku."Apa istimewanya jadi seorang guru? atau masih layakkah aku bergelar seorang guru?"
Email,SMS, MMS terus bertamu
Kad dan nota juga tak jemu
Selamat Hari Guru
Terima Kasih Cikgu!
Tapi… Layakkah Aku?
Setengah tahun hampir bertemu
Berapa waktu ku biarkan berlalu
Murid di kelas tanpa guru
Terima Kasih Cikgu!
Layakkah Aku?
Hari-hari ke kelas tak menentu
Kekadang lewat, bukan selalu
Ku biar murid terus menunggu
Terima Kasih Cikgu!
Layakkah Aku?
Murid bermasalah bukan tugas ku
Biar HEP jadi penentu
Tugas ku hanyalah tugas ku
Terima kasih cikgu!
Layakkah Aku?
bukan apa hanya untuk renungan diriku...
Sabtu, 16 Mei 2009
Khamis, 14 Mei 2009
KESANTUNAN SEMASA BERPRAKTIKUM
Assalamuaikum...
Catatan ini saya tujuankan kepada semua pelajar yang akan menjalani latihan mengajar samaada di sekolah menengah ataupun sekolah rendah."Biarlah kita menjadi seperti padi semakin tunduk semakin berisi. Ingatlah jangan kita menjadi seperti lalang, tegak berdiri tapi tiada isinya" Membawa diri di tempat orang perlulah cepat menyesuaikan diri.Cara berkomunikasi perlulah penuh kesantunan dan kesopanan agar tiada hati yang tersinggung sebab kalau ada hati yang terluka walaupun tidak sengaja, takut nanti payahlah kerja kita di situ.Ingatlah "ular yang menyusur akar tidak akan hilang bisanya" jadi tidaklah perlu ragu bila menerima arahan atau pendapat daripada orang yang lebih rendah kelayakan akademiknya.Hidupnya sesuatu bangsa itu bila masyarakatnya tahun "berbahasa" .Berbahasa di sini membawa maksud saling hormat-menghormati, tiada hasrad dengki, nasihat menasihati dan kasih-mengasihani.Bukannya saling benci-membenci, maki hamun menjadi tradisi,tidak kenal yang muda atau yang tua semua saling berdengki.Umpat dan keji menjadi rutin sehari-hari dan yang paling tragis adu-domba menjadi penyeri dalam hidup ini.Sekarang fikirkanlah sendiri...
Catatan ini saya tujuankan kepada semua pelajar yang akan menjalani latihan mengajar samaada di sekolah menengah ataupun sekolah rendah."Biarlah kita menjadi seperti padi semakin tunduk semakin berisi. Ingatlah jangan kita menjadi seperti lalang, tegak berdiri tapi tiada isinya" Membawa diri di tempat orang perlulah cepat menyesuaikan diri.Cara berkomunikasi perlulah penuh kesantunan dan kesopanan agar tiada hati yang tersinggung sebab kalau ada hati yang terluka walaupun tidak sengaja, takut nanti payahlah kerja kita di situ.Ingatlah "ular yang menyusur akar tidak akan hilang bisanya" jadi tidaklah perlu ragu bila menerima arahan atau pendapat daripada orang yang lebih rendah kelayakan akademiknya.Hidupnya sesuatu bangsa itu bila masyarakatnya tahun "berbahasa" .Berbahasa di sini membawa maksud saling hormat-menghormati, tiada hasrad dengki, nasihat menasihati dan kasih-mengasihani.Bukannya saling benci-membenci, maki hamun menjadi tradisi,tidak kenal yang muda atau yang tua semua saling berdengki.Umpat dan keji menjadi rutin sehari-hari dan yang paling tragis adu-domba menjadi penyeri dalam hidup ini.Sekarang fikirkanlah sendiri...
Langgan:
Catatan (Atom)


